• RSS Tulisan Terbaru

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Masyarakat Banjar Percaya Benda Ini Bertuah

Dalam kepercayaan didaerah Kalimantan Selatan atau disebut kepercayaan Urang Banjar maka akan banyak ditemui beberapa kepercayaan, baik itu jenis benda yang dianggap memiliki kekuatan atau sakti yang bisa memberikan kebaikan atau kebalikannya bagi sipemakai, atau juga kepercayaan yang bersifat kajian atau ilmu kanuragan yang dimiliki seseorang dalam berbagai hal, baik itu taguh ( kebal ), ilmu pengasih ( pemikat ) atau sebagainya yang dianggap hal yang istimewa oleh Urang Banjar.

Semua kepercayaan ini tidak semata – mata timbul dari adat Banjar saja tetapi juga ada induksi / masukan dari lain misalnya agama islam,  contohnya saja tentang Wafak-wafak atau jimat-jimat yang bertulisan ayat suci Al-Qur’an dan sebagainya yang memang semuanya itu berasal dari islam.  Tetapi juga tidak bisa dipungkiri bahwa ada juga kepercayaan Urang Banjar yang memang bertentangan dengan agama islam itu sendiri pada hakikatnya, misalnya saja percaya terhadap suatu benda yang dianggap sakti yang dapat memberikan manfaat atau berkah bagi sipemakai padahal dipandang dari segi agama islam itu adalah suatu kemusrikan yang dapat merusak iman seseorang .

Pada dasarnya agama Islam sudah berabad-abad yang lalu dianut oleh masyarakat Banjar sehingga antara agama islam dan kehidupan masyarakat Banjar (adat istiadat ) tidak bisa lepas atau telah menyatu antara satu dengan lainnya. Sehingga dapat dianggap bahwa islam juga sebagai identitas masyarakat Banjar, yang membedakan Urang Banjar dengan kelompok – kelompok Dayak disekitarnya.[1]

1. Percaya pada kekuatan sakti yang ada pada besi sebagai senjata

kekuatan ini disebut dengan “ tuah besi “ . ada besi yang membuat orang kebal disegani orang, ada juga besi yang dapat dipakai untuk berdagang dengan tujuan dapat menarik minat sipembeli, untuk pemegang jabatan ( penguasa ) sehingga membuat seseorang kelihatan berwibawa, untuk ulama, ada pula untuk mempengaruhi wanita atau pemikat wanita dan yang punya besi serupa ini kerjanya kawin – cerai, istrinya banyak.

Wasi tuha ( besi tua ) biasanya adalah sebutan untuk senjata kuno, yang diwarisi secara turun temurun seperti, keris, parang bungkul [2], tombak, badik, dan taji[3], tetapi juga ada yang berupa besi biasa yang terpendam sudah cukup lama didalam tanah. konon besi keramat harus disimpan dengan baik, diantaranya ada yang menyimpannya terbungkus dengan kain kuning di dalam lemari pakaian atau dibawah bantal di tempat tidur dan tidak boleh tergeletak sembarangan.

Kepercayaan kepada jimat

Jimat berupa benda yang dibuat menurut aturan tertentu, baik kertasnya, tintanya, waktu mengerjakannya, lama pembuatannya, tekhnik dan ayat-ayat yang ditulis dalam bentuk lambing angka atau kalimat – kalimat tertentu. Alat tempat menulis bisa kertas biasa, kain tutup muka mayat, kain ihram, lapisan perak atau emas atau sebagainya. Sedagkan tintanya mungkin tinta cina, darah orang mati dibunuh dan sebagainya, sedangkan waktu yang ada yang sampai 40 hari jum’at dan selalu dalam keadaan suci, semua itu tergantung pada jenis apa yang dibuat. Umpamanya jimat untuk penolak bala, pekasih, pembenci merusak rumah tangga orang, pelaris, sebagai senjata umpanya cemeti Ali, penjaga keamanan rumah, kebun.

Jimat – jimat ini bisa berbentuk segi empat, bundar, pipih, dan sebagainya tergantung dari bahan apa jimat itu dibuat, bila dipakai dibadan umumnya dikunci, karena bisa ruah tenaganya bila memasuki tempat buang hajat dan sebagainya. Jimat–jimat yang dibuat menggunakan angka–angka, lambang–lambang rajah dan ayat – ayat Al-Qur’an kebanyakan berasal dari Islam. Jimat-jimat ini disebut wafak, setiap barang yang berwafak maka kekuatannya akan bertambah, mewafak adalah merupakan ilmu tersendiri.

Jima-jimat lain yang berasal dari jenis tumbuh-tumbuhan, binatang, tanah, logam seperti wasi kuning[4] dan sebagainya. Kumpulan jimat yang serupa ini yang dipakai untuk melindungi diri dari bencana, membuat seseorang kebal, ditakuti orang, ada juga jimat yang besar selilit pinggang yang disebut babat-sal.[5]

Kepercayaan kepada kekuatan sakti batu

Dalam hal ini di daerah Kalimantan Selatan hanya ada dua jenis baut yang khas kedudukannya dalam hal pemilikan tenaga kesaktian ini yaitu : batu akik dan batu jambrut.

  • Batu akik ; mengenai batu bila tidak memiliki pancar khusus , ia hanya sekedar perhiasan biasa. Bila terdapat pancar khusus , maka tergantung jumlah pancar , maka ia berfungsi sebagai kekuatan-kekuatan untuk pintu rejeki, menambah besar pengaruh dan tuah,penolak bencana, pemanis bagi laki-laki dan wanita yang memakainya.
  • Batu jambrut ; demikian juga terhadap jenis permata jambrut , tergantung pada jenis rupa dan pancar yang terdapat padanya, ia dapat berfungsi sebagai alat untuk menundukkan orang , pemanis bagi sipemakai atau menambah besar pengaruh.

Pada umumnya untuk batu-batu perhiasan jenis lain , ditinjau dari perhitungan dari sifat khususnya tidaklah sama seperti pada batu akik dan jambrut.

Kepercayaan kepada kekuatan sakti pada tumbuh-tumbuhan

Jenis tumbuh-tumbuhan yang memiliki tenaga-tenaga sakti untuk menjaga , menolak, menyerang baik berupa benda biasa atau yang sudah diolah dangan tumbuhan tersebut sebagai bahannya umpamanya :

  • Daun jariangau, bawang tunggal, kayu palawan berfungsi sebagai alat pengusir hantu kuyang[6] yang sering menggangu wanita beranak.
  • Ijuk enau yang telah dijalin jadi tali, kayu sapang , merica sebagai alat untuk menolak serangan pulasit.
  • Daun linjung merah yang biasa tunbuh dikuburan biasanya sebagai alat ampuh untuk memarang musuh ketika melakukan parang maya[7].
  • Daun dan akar kayu teja barfungsi menghancurkan / merusak kesejahteraan satu keluarga.
  • Jantung pisang sebagai alat untuk melakukan parang maya untuk menghancurkan orang.

Kepercayaan kekuatan sakti pada jenis minyak

masyarakat umum didaerah Kalimantan Selatan percaya kepada kesaktian yang terdapat pada jenis-jenis tertentu yang dibuat dari sejumlah ramuan serta dipuja oleh sipembuatnya seprti :

  • Minyak bubut atau minyak patah tulang , minyak ini digunakan untuk memijat otot-otot yang terkilir dan tulang-tulang yang patah.
  • Minyak-minyak untuk ilmu kekebalan seprti : minyak gajah, minyak bintang, minyak tala, minyak gangsa. Jenis minyak ini untuk mendapatkan kekuatan dan kesaktian yang dimaksud , umpamanya minyak bintang, orang yang mamakan minyak ini, bila kenba tikam, tubuh rusak, tapi bila bintang timbul, tidak ada lagi bekas luka tersebut.


[1] Alfani, Daud , Islam dan Masyarakat Banjar Deskripsi dan Analisa Kebudayaan Banjar. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada tahun 1997.

[2] Sejenis pedang yang bentuknya melengkung.

[3] Sejenis badik yang lebih kecil , biasanya dianggap berbisa.

[4] Kuningan atau disebut perunggu.

[5] Jimat atau wafak yang terbungkus dari kain yang bisanya diikatkan di pinggang atau anggota tubuh yang lain.

[6] Menurut kepercayaan urang banjar adalah sejenis hantu yang berbentuk kepala perempuan.

[7] Sejenis ilmu hitam santet, guna-guna dan sebagainya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: