• RSS Tulisan Terbaru

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Hubungan Sufisme dengan Rasionalisme, Menurut Harun Nasution

Sejarah membuktikan kepada kita Harun Nasution adalah pengusung ide rasionalisme dalam Islam dengan menggunakan pemdekatan teologi rasional mu`tazilah dan dalam berbagai kesempatan Harun Nasution menawarkan pemikiran rasional Muhammad Abduh. Dalam rangka merealisasikan pemikirannya ini, dibeberapa IAIN dibukalah program pasca sarjana khususnya di IAIN Jakarta dengan kajian Islamic Stadys.

Menurut Prof. Nur Cholis Madjid, Harun Nasution adalah manusia langka dimana. Ia adalah pengabdi ilmu sejati bukan pekerja ilmu, satu sisi dalam berteologi sangat rasional dan menganjurkan pembaharuan-pembaharuan pemikiran dalam Islam. Namun pada aspek lain, ia adalah seorang yang sangat sholeh, tekun beribadah, disiplin, tawadhu`, dan santun terhadap sesama, dan yang paling mengejutkan Harun Nasution adalah penganut Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah, yang berpusat di Suryalaya Tasikmalaya, di bawah bimbingan Abah Anom. Menurutnya, yang disebut rasionalisme adalah pemahaman  teologi kita bahwa manusia diberi akal oleh Tuhan untuk berusaha dalam mencapai keinginan manusia sebagaimana yang diperintahkan Tuhan. Sedangkan tasawuf adalah objek yang kajiannya budi pekerti yang luhur dalam rangka mendekatkan diri kepada tuhan, bertasawuf tidaklah harus meninggalkan aktivitas keduniaan, justru dengan tasawuf itu aktivitas keduniaan dapat dilakukan dengan penuh ke ikhlasan untuk mencapai ridho Tuhan.

Hubungan anatara rasionalisme dan tasawuf adalah rasionalisme menggarap pada tataran teologi sedangkan sufisme menggarapa tataran tingkah laku yang berdasarkan Al-Qur`an dan As-Sunnah dipahami secara filosofis untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sedekat mungkin dalam rangkan mencapai keridhoaanNya. Ini lah yang menurut Nur Cholis Madjid tasawuf sebagai balance rasionalisme.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: