• RSS Tulisan Terbaru

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Pengertian Motivasi

Motivasi berasal dari bahasa Inggeris yaitu motivasion artinya dorongan, pengalasan dan motivasi. Kata kerjanya adalah to motive yang berarti mendorong, sebab dan daya penggerak.  Motif adalah “keadaan dalam diri seseorang yang mendorong individu tersebut untuk beraktivitas gun amencapai suatu tujuan yang diharapkan “(Suryabrata, 1984: 33). Hal serupa cmengemukakan bahwa motif adalah adanya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu untuk tujuan teetentu pula.

Motivasi merupakan salah satu faktor psikologis yang sangat mempengaruhi dalam melakukan suatu aktivitas. Jadi seseorang yang melakukan aktivitas seperti halnya aktivitas belajar supaya behasil dengan tujuan yang ingin dicapainya perlu memperhatikan dan selalu mengembangkan motivasi dalam dirinya, sehingga tujuan dan harapan dapat terkabulkan.

Menurut Prayitno (1989: 10) ada dua faktor yang mempengaruhi motivasi, yaitu “faktor instrinsik dan ekstrinsik”. Motivasi belajar memegang peranan yang penting dalam memberikan gairah, semangat dan rasa senang dalam belajar sehingga memiliki kemauan yang tinggi serta energi yang banyak untuk belajar. Anak yang memilki motifasi yang tinggi dalam belajar sedikit yang tertinggal belajarnya dan sedikit pulamelakukan kesalahan dalam belajarnya.

Secara garis besar, motivasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu motivasi ekstrinsik. Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang berasal dari luar diri, sedangkan motivasi intrinsik ialah motivasi yang berasl dari dalam diri tampa adanya ransangan dari luar.

Ada beberapa ciri anak yang memilki motivasi belajar tinggi hal ini dapat diketahui melalui proses belajar di kelas, sebagaimana yang dikemukakan oleh Brown (Tirtahardja, 1981: 31) sebagai berikut : tertarik pada guru artinya tidak membenci atau acuh, tertarik pada mata pelajaran mempunyai antusias tinggi, selalu bergabung dengan kelompok belajar di kelas, ingin identitas dirinya diketahui orang lain, kebiasan dan moralnya selalu dalam kontrol dan selalu mengingat dan mengulang pelajarannya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: